Senin, 10 Februari 2014

Untuk Imam, 30



Rindu adalah buah dari kejauhan, begitu kata seseorang. Dan rasanya pahit, maka pertemuan adalah penawarnya. Tapi merindumu sungguh tak melulu pahit. Justru terasa manis hingga membuatku merasa menjadi manusia paling keren karena kekeh menunggumu di Taman Iman, tempat kita janjian ketemu untuk bersama memetik doa-doa yang ranum.

Imam, ceritakan padaku tentang rindu yang paling manis di muka bumi ini! J

*saat langit Curup kembali mendung, menjelang malam beranjak dewasa*
10022014

2 komentar:

  1. Udah gitu aja...yaaah, awak baru aja tarik nafas mau baca cerita slanjutnya, udah wassalam...aiyyaaahhhh, 31 segera mnyusuuuullllll :D

    BalasHapus
  2. ahahahaha..sebagai ganti, silahkan baca ulang surat romantis di inbox yang lalu. :P

    BalasHapus