I am BoBe

Sabtu, 15 Juli 2017


Aku sudah tidak ingat tahun berapa aku pertama kali membuat blog. Yang pasti saat itu aku ikut-ikutan saja tanpa ada fokus blog ini dibuat untuk apa. Aku mendaftar dua blog berturut-turut waktu itu, satu di multiply dan satu lagi di blogspot. Namun yang sering kubuka ya si blogspot itu. Karena tidak ada fokus tadi dan aku pun tak ngerti-ngerti kali kegunaan blog ini, akhirnya tuh blog lebih sering terbengkalai. Untung saja tak jadi angker. Hihihi..
 Aku mulai mencintai blog ini sejak aku diboyong suami ke Bengkulu. Berawal dari perkenalanku dengan kak Mildaini yang pada saat itu masih menjabat sebagai ketua FLP Bengkulu. Karena di Sumut aku bagian dari FLP, maka aku ditransfer ke FLP Bengkulu yang membawaku berkenalan dengan si kakak tadi.

Ternyata si kakak ini tidak cuma nulis di media cetak. Blio juga aktif nulis di medsos termasuk blog. Mulailah ku kepo-kepoi soal blog ini. Dan bertapa terkejutnya aku karena mereka yang aktif mengupdet blog ini punya misi lain. Tak hanya sekedar ajang curcol, lebih dari itu, menambah pundi-pundi isi dompet. Wow! Aku terperangah dengan kenyataan ini, sekaligus pusing. Kok bisa pula blog ini jadi lahan ternak rupiah?

Sekian waktu berjibaku dengan kepusingan diriku soal blog dan duit, terlihatlah di pesbuk wara wiri Blogger Bengkulu yang sudah terbentuk. Siapa lagi pelopornya kalo bukan si Mak Mildaini dan rekannya mbak Ria M fasha. Bermodal ke-pede-an, kucoba-cobalah ikut gabung di Blogger Bengkulu ini yang kemudian disebut sebagai BoBe. Untuk ke-eksis-annya, Bobe ini bikin kopdar tiap ujung bulan. Tentu saja kopdar pertama aku tak datang. Karena kupikir kopdar itu cuma untuk para suhu aja. Bulan-bulan berikutnya info kopdar ini makin meluas. Mengertilah aku bahwa kopdar ini milik semua anggota BoBe. Jadilah kopdar keempat aku bergabung dengan paras yang shy-shy cat. Di situlah aku mulai menemukan jawaban korelasi antara blog dan duit yang dulu memusingkan itu. Sayangnya, aku ini anggota yang rada-rada gak konsisten. Sekali datang sekali tidak. Tapi memang ada saja hal yang membuat terhalang hadir di kopdar itu. *ini beneran apa alesan aja? :P*

Aku kembali datang di kopdar ketujuh. Aku mulai familiar dengan wajah-wajah yang ada di grup ini, ya meskipun namanya aku belum hapal betul. Dan tentu saja aku mulai mengenal istilah-istilah dalam blog termasuk perkara TLD.  Ternyata blogspotku itu kurang laku kalo mau ternak rupiah. Kebanyakan job-job blogger itu diberikan pada orang yang blognya sudah punya rumah sendiri. kubulatkanlah tekad untuk mengganti blogspotku dengan domain pribadi. Tapi dasar saya memang gaptek, dijelaskan berkali-kali pun tak juga saya mengerti macam mana membuat domain pribadi itu. akhirnya berbekal kepercayaan, saya kontaklah seseorang untuk membantu saya melahirkan blok TLD.

Kata para suhu BoBe ini kalau blog sudah TLD semangat nulis pun bertambah. Karena sayang kalo gak posting. Tuh domain meski dibayar tiap tahun Cyiiiiin. Kan rugi kalo dianggurin aja. Lagian kalo postingnya gak konsisten, job pun males bertandang. Jadi kuusahakanlah seupdet mungkin di blog ini. Tapi rupanya sebulan setelah blogku lahir, alhamdulillah aku hamil. Dan trimester pertama itulah membuatku makin tak aktif datang kopdar dan tak menyentuh blog sama sekali. Liat laptop itu rasanya kriyep-kriyep. Jemari pun tak termainkan di keyboard komputer sangkin tak bersahabatnya tubuh. Bawaannya mual muntah aja, badan pegal dan ingin diurut berkepanjangan. Tanaman suamiku di sekitar kolam belakang rumah pun terabaikan karena setiap pulang kerja profesinya berubah jadi tukang pijat siaga. Hahaha.. maafin eike ya Beibeh..

Saat aku vakum itulah kulihat kegiatan BoBe semakin menggeliat. Bahkan sebagian besar anggotanya ketiban job bertubi-tubi. Alamaaaak...pengen nangis aku bah. Apalagi saat mereka pamer “caer..caer”, ouuh..rasa mau kurampas saja rekening mereka itu. Untung niat jahat ini tak sempat terealisasi. Hihihi..

Untung saja ada grup WA BoBe, jadi aku bisa tetap updet info meski tak nimbrung di kopdar. Dan syukurnya, aku masih tetap dianggap sebagai anggota meski hilang timbul di permukaan. Tanggal 1 Juli kemaren merupakan milad BoBe yang pertama. Sudah setahun aja grup ini. Kelen tahu, demi memeriahkan milad ini, kami bikin seragam BoBe yang saat ini belum bisa kupamerkan wujudnya. Nanti ya. Pasti cantik kali aku make seragam itu nanti. Semoga saja aku bisa hadir di acaranya nanti. *sehat kita ya Nak* (ngomong sama yang gerak-gerak di dalam).

Semoga saja kiprah Bobe ke depan kian melejit dan dikenal di belahan bumi nusantara bahkan mendunia. Bangga kali aku jadi bagian dari BoBe ini karena anggotanya pun asik-asik kali, saling support, saling dukung. Semoga jalinan persaudaraan kita ini tetatp terjaga.

Selamat milad BoBe sayang..

Tulisan ini dibuat dalam rangka menjawab tantangan #nulisserempak Blogger Bengkulu (BoBe) tentang #AkuBloggerBengkulu











7 komentar:

  1. Sukses slalu Buat Bogger Bengkulu (BoBe)

    BalasHapus
  2. Aku juga Bobe ,hayo Bengkulu Bisa

    BalasHapus
  3. Bersama membuat BoBe lebih berjaya.

    BalasHapus
  4. Aku jg ktmu mbak pas di BE ya hehe
    Semangat ya bumil

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak..yg paling kuingat mbak ria itu mukanya ngademin. jd gampang hapal wajahnya.. :)

      Hapus
  5. Merasa bangga ya mbak bisa ikut mengharumkan nama Bengkulu

    BalasHapus

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS