Featured Slider

3 Tahun Pernikahan; Sebuah Perjalanan Awal


Bila pada tahun pertama dan kedua pernikahan catatan ini bertajuk napaktilas, maka pada tahun ketiga ini, sebuah renungan perjalanan rumah tangga menjadi bahasan utama untuk tetap bertahan. Bertahan dengan satu cinta, bertahan dengan segala polemik, pun bertahan dengan lika liku menjadi orang tua.

Memilih Asuransi yang Tepat Untuk Keluarga


 Kata asuransi tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga kita ya, guys. Semakin ke sini semakin banyak saja lembaga yang menawarkan asuransi untuk perlindungan diri dan keluarga. Jika merujuk pada wikipedia, asuransi merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem atau bisnis di mana perlindungan finansial (ganti rugi secara financial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan, atau sakit, dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.

Mendidik Financial Anak

sumber: google
Apa yang kamu ingat ketika disebutkan kata uang? Belanja? Kaya? Gaya? Atau....ingat emak? Hahayy..

Adalah hal yang wajar binti lumrah jika uang sangat erat kaitannya dengan emak-emak. Urusan yang satu ini mah semua emak doyan. Apalagi kalau tanggal gajian, emak nunggu-nunggu banget nih kepulangan suami dari tempat kerja. Wajahnya bakal sumringah macam matahari pagi terbit di ufuk timur. Terlebih sang suami bawa dua amplop, satu gaji utuh satunya gaji bonus. Huwaaaaaaa....dijamin dah emak bakal loncat kegirangan dan ngasih kiss bertubi-tubi. Hayoo ngaku.. :P

Tips Menghindari Wabah Mom Shaming



Zaman now yang serba gadget ini ada enaknya  ada juga nggaknya ya mak. Enaknya ya mak-mak bisa jadi produktif berpenghasilan dari rumah, bisa juga jadi hiburan dengan ber ha ha hi hi dengan teman-temannya di medsos, bisa juga nimba elmu banyak-banyak dari grup ini itu tanpa perlu kuliah lagi.

Gak enaknya ya itu, sebagian emak-emak kebablasan dengan gadget dan medsosnya. Sangkin asyiknya sampe-sampe kerjaan rumah gak beres, anak terbengkalai, bahkan ada yang terjun bebas ke dunia pelakor dan CLBK dengan sang mantan. Ujung-ujungnya ya rumah tangganya sendiri yang berantakan. Kesiaaaan...!! harus bijak ye mak dalam menggunakan gadget maupun medsos.

Bentuk Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak

Konsep penyerahan pendidikan anak sepenuhnya ke sekolah saat ini sudah tidak berlaku lagi. Sebab sejatinya pendidikan yang diselenggarakan di lembaga dan institusi pendidikan haruslah berkesinambungan sampai ke rumah dan lingkungan. Pemilihan sekolah yang berbasis internasional, agama dan lainnya hanyalah sekedar ikhtiar. Sedangkan hasil pendidikan itu sendiri akan didapatkan apabila ada kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan keluarga khususnya orang tua peserta didik.

Perlu diketahui bersama bahwa saat ini kita menemukan berbagai macam permasalahan pendidikan terutama bersumber dari peserta didik itu sendiri. Meleknya para siswa terhadap dunia internet dan media sosial membuat sebagian besar jiwa dan mental para siswa terkorosi hal-hal yang negatif,sehingga minat belajarnya menurun. Sebut saja keberanian siswa melawan dan melaporkan guru, membunuh, merampok, kecanduan game, bullying, hingga pelecehan seksual.

sumber: dokumen rumah juara

Hal ini menyebabkan sekolah mesti bekerja lebih keras demi  meluruskan dan menciptakan generasi yang berakhlak dan mengerti akan tanggungjawab hidup dan diri sendiri. Dan ini tidak mungkin terlaksana dengan maksimal jika orang tua tidak terlibat.