Jumat, 14 Juli 2017

Solusi Menghalau Anyang-Anyangan



Saya yakin dan percaya bahwa kita sudah familiar dengan kata anyang-anyangan. Bahkan mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalaminya, terlebih pada wanita. Ya, anyang-anyangan merupakan salah satu bentuk penyakit yang terkait dengan saluran kemih, di mana ada hasrat ingin buang air kecil terus menerus. Namun saat hasrat itu ditunaikan, keluarnya cuma sedikit bahkan cenderung perih. Menyisakan rasa tidak nyaman dan tidak puas karena merasa masih ada sisa urine yang tertinggal. Sehingga intensitas kebelet pipis sangat tinggi dalam jangka waktu yang relatif pendek. Hadeh, kebayang gak sih jika mengalami ini saat bepergian jauh? Jangan deh ya.

Saya sendiri pernah mengalaminya.
Gak enak banget memang. Kalau kata emakku dan orang-orang tua di kampung-kampung, penyebabnya karena turun perut. Aku sendiri tak mengerti turun perut yang seperti apa. Kalo kuperhatikan letak perutku masih tetap di situ-situ aja. Gak melorot ke mana-mana. Cuma karena kata orang tua begitu, ya di amini aja. Bisa juga karena kebanyakan melompat-lompat. Tau sendiri kan zaman kita anak-anak dulu, favorit banget tuh yang namanya main “iye-iye”. Kalo kamu kelahiran 80 an pasti tau deh permainan itu. Permainan karet gelang yang disambung atau dijalin panjang-panjang, lalu dimainkan sedikitnya 3 orang. Karena dua orang akan bertugas memegang ujung iye-iye dan satunya lagi jadi pelakon mainnya.

Si pelakon akan bertugas melompat dari iye-iye yang rendah sampai yang tinggi. Paling tidak setinggi kepala orang yang bertugas meganglah. Nah, karena kebanyakan melompati iye-iye itulah makanya jadi turun perut yang menyebabkan anyang-anyangan menyerang. Tak ada solusi yang lain kecuali di urut, biar perutnya naik lagi dan kembali ke posisi semula. Begitu resep di kampung-kampung. Kalo dulu mungkin kita masih nurut aja. Tapi seiring usia kedewasaan yang meranum dan kematangan berpikir, sepertinya urut ini bukan solusi terbaik deh, apalagi bagi wanita. Karena bagaimana pun isi perut itu adalah organ-organ penting yang tak memerlukan banyak pijatan. Ya walaupun mungkin bagi sebagian orang urut itu mujarab untuk menghilangkan anyang-anyangan. Tapi sebaiknya dikurangi deh ya urut di bagian perut.

Secara ilmiahnya, anyang-anyangan ini dapat menyerang manusia baik laki-laki maupun perempuan disebabkan beberapa faktor.

Pertama, adanya infeksi saluran kemih. Sebagaimana yang ditulis oleh Widyaismadi dalam artikelnya seputar anyang-anyangan, infeksi saluran kemih ini dibagi menjadi dua golongan; yakni Non Compilata dan Compilata.

Non Compilata merupakan penyakit infeksi saluran kemih murni, tanpa adanya kelainan struktural anatomi dan biasanya menyerang wanita muda. Infeksi terjadi karena bertenggernya bakteri E.Coli pada saluran kemih. Bakteri E. Coli ini juga terkandung dalam tinja manusia. Oleh karena itu perlu kiranya melakukan cebok yang baik dan benar setelah buang air besar, yakni membersihkan bagian depan hingga belakang. Bukan sebaliknya.  Pun perlu menjaga kebersihan organ vital khususnya wanita sebab wanita sangat rentan terserang penyakit ini karena saluran uretra (saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh) wanita lebih pendek dibandingkan laki-laki. Sehingga bakteri E. Coli sangat mudah menjangkaunya.

Golongan kedua adalah Compalita, yakni infeksi saluran kemih yang terjadi karena adanya kelainan anatomi pada saluran kencing. Biasanya terjadi pada laki-laki, ibu hamil, manula, penderita diabetes, batu ginjal dan penyakit lain yang menimbulkan komplikasi pada saluran kencing, sehingga anyang-anyangan pun menyerang.

Kedua, anyang-anyangan dapat disebabkan oleh kebiasaan menahan kencing. Sebagian orang merasa ribet bolak-balik ke kamar mandi. Apalagi kalau sedang berkelana di pusat perbelanjaan, tempat wisata atau di tempat kerja. Sehingga menahan kencing menjadi solusi saat itu. padahal sebenarnya kebiasaan ini sangat fatal karena sangat memungkinkan kuman masuk ke dalam saluran kencing.

Ketiga, kurang minum air putih. Ini berkaitan dengan yang kedua. Karena teorinya semakin banyak minum semakin sering pula kebelet pipis. Itu berarti kita tak boleh jauh-jauh dari kamar mandi. Karena takut pipis yang berkepanjangan itulah sehingga sebagian orang rela mengurangi konsumsi air putih sesuai porsi yang semestinya. Padahal air putih itu merupakan muasal hidup sehat dan bahagia.

Masih banyak sebenarnya faktor yang bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Tapi pada intinya, menjaga kebersihan tubuh, organ vital dan menggeluti cara hidup sehat adalah bagian dari pencegahan berbagai penyakit. Namun jika anyang-anyangan telanjur menyerang, jangan khawatir. Segala penyakit tentu sudah Allah siapkan obatnya.

Kenal buah cranberry?


Sekilas nampak seperti anggur ya pemirsah. Mungkin buah ini agak sedikit sulit ditemui. Ini buah sejenis berry yang memiliki kandungan vitamin A, Vitamin B Carotene, Vitamin C, Kalori rendah, Lutein, Folate, Potasium, senyawa , flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin dan magnesium. Sehingga buah cranberry memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti menjaga kesehatan jantung, memperlancar peredaran darah, meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi penyakit, mencegah resiko kanker dan mencegah infeksi saluran kencing. Itu berarti penyakit anyang-anyangan bisa diobati dengan mengkonsumsi buah cranberry ini. Bisa di makan langsung buahnya, boleh juga di jus.

Namun tak perlu khawatir dengan sulitnya buah ini ditemui. Sebab kini ada Prive Uricran yang mengolah cranberry menjadi kemasan praktis untuk membantu penyembuhan orang-orang yang terkena serangan anyang-anyangan, infeksi saluran kemih dan berbagai keluhan seputar buang air kecil. Prive Uricran sangat kaya dengan ekstrak cranberry dan dikemas dalam bentuk kapsul dan bubuk. 




Jadi tak perlu galau di mana harus mencari buah ini. Cukup datangi saja apotik, beli prive uricran secukupnya, tentukan pilihan kapsul atau bubuk, lalu konsumsi di manapun dan kapanpun kita mau. Sesederhana itu kita bisa menikmati buah cranberry yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Terlebih pada penderita infeksi saluran kemih.

Selamat mencoba. Hidup sehat dengan Prive Uricran!

6 komentar:

  1. Haha, ya turun perut istilah lain dari anyang-anyangan, aku malah sering denger istilah turun perut itu Teta, padahal ya perut kita gak kemana-mana yak, haha, ngekeh awak paragrap pertama ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu lah Ul, tahapa-hapa istilah kampung-kampung ini. :)

      Hapus
  2. Wah sering sekali ditemukan pada anak anak ini memang, sangat membantu

    BalasHapus
  3. Kalok dimasa awak namany main"yeye"😄.

    Kalau denger perut turun, jadi ingat kata turun tanah. Padahal gk ada hubungannya.

    Trus kalau pas anyang2an pas kecil, brati diurut lah ya biar sembuh?
    Dan sembuh abis tu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Wi, di urut dan ajaibnya sembuh pula itu :)

      Hapus